Wabah virus Covid-19 mengharuskan masyarakat Indonesia melakukan social distancing. Sarana umum, serta kegiatan yang bisa mengumpulkan banyak orang dalam satu tempat, diimbau untuk ditutup dan ditunda semantara demi mencegah penyebarannya. Anak sekolah dan karyawan kantoran pun tak ketinggalan, mereka sampai harus belajar dan bekerja dari rumah.

Meski begitu, kebutuhan sehari-hari tentu saja harus tetap terpenuhi. Terutama bagi mereka yang berprofesi sebagai para pedagang di toko. Kebijakan social distancing ini tentu cukup sulit untuk dilakukan, karena mereka harus melayani para pelanggan yang datang.  

Kewaspadaan akan tertularnya virus ini juga bisa tetap dilakukan bagi mereka yang berprofesi sebagai pedagang. Mereka pun tetap bisa terhindar dari paparan virus corona dengan mengikuti beberapa tips berikut ini.

Cuci Tangan Setelah Melakukan Transaksi

Anjuran untuk menjaga kebersihan tangan sepertinya sudah sangat sering terdengar dan terlihat belakangan ini. Pastikan mencuci tangan setelah melakukan transaksi jual beli dengan pelanggan. 

Uang adalah salah satu perantara bakteri, karena sudah pindah tangan berkali-kali. Pemilik warung harus cuci tangan dengan benar dan menggunakan sabun agar bakteri, kuman dan virus tak menempel di tangan. Akan sangat terbantu bila tersedia layanan pembayaran non tunai.

Jaga Jarak

Interaksi dengan pembeli boleh jadi tak terhindarkan. Untuk hal ini, pemilik warung bisa memberlakukan aturan untuk menjaga jarak dengan mereka. Hal ini juga sesuai dengan anjuran pemerintah yang menerapkan social distancing untuk mencegah penyebaran virus Covid-19.

Misalnya menaruh barang di meja, kemudian mundur beberapa langkah agar pembeli bisa mengambil barang, dan memberikan uang di meja yang sama. Setelah itu, baru mengambil uang tersebut setelah pembeli menjaga jaraknya.

Menggunakan Masker

Bila kondisi badan sedang kurang sehat, disertai batuk atau flu, pastikan gunakan masker agar virus tak menyebar ke pembeli saat bertransaksi. Saat batuk atau bersin, biasakan menggunakan bagian dalam siku untuk menutup mulut dan hidung. Ini juga berlaku untuk menahan virus yang mungkin saja bisa ditularkan dari pembeli yang sedang dalam keadaan tidak sehat.

Bila masker sulit didapat, mungkin bisa dengan menggunakan handuk kecil, atau bahkan buff (masker yang biasa dipakai untuk bermotor). Tentunya dengan harus dicuci setiap harinya. 

Membersihkan Warung

Salah satu kunci agar pemilik warung dan pembeli merasa nyaman berbelanja adalah kebersihan warung. Dengan kondisi warung yang selalu dibersihkan, selain akan terlihat rapi, virus dan bakteri juga akan berkurang.

Kondisi penyebaran virus Covid-19 cukup mengkhawatirkan saat ini. Hal ini membuat banyak orang benar-benar membatasi diri untuk bepergian. Banyak orang yang memilih memesan makanan maupun barang-barang secara online dibandingkan pergi sendiri.

Para pedagang juga bisa menjadikan kondisi ini sebagai peluang untuk meningkatkan layanan di warung. Caranya dengan bergabung di GrabKios, kemudian memasarkan dengan cara pesan barang melalui telepon, SMS atau WhatsApp.

Simpan juga nomor-nomor pelanggan, lalu tawarkan berbagai promo dari GrabKios ke pelanggan. Jika memungkinkan, berikan jasa antar untuk mengantar pesanan pelanggan. Yang terpenting dari ini semua adalah tetap jaga kesehatan agar segala aktivitas bisa berjalan lancar di tengah keterbatasan ini.