Beberapa bulan terakhir, pengemudi ojek online dirisaukan oleh keberadaan order fiktif. Order fiktif sendiri adalah sebuah permintaan layanan pembelian sebuah makanan yang dilakukan di aplikasi, tetapi tidak ada yang mengaku membuat orderan tersebut. Ini tentu sangat merugikan driver, bahkan terkadang sampai ratusan ribu rupiah. Karena inilah driver sangat membutuhkan tips menghindari order fiktif.

Sebelum melakukan tips menghindari order fiktif, maka pastikan dulu beberapa ciri order fiktif. Beberapa di antaranya adalah:

  1. Pelanggan yang membuat pesanan (baik pesanan antar jemput maupun pesanan pembelian makanan) tidak dapat dihubungi. Dalam hal ini, pengemudi ojek online harus memastikannya terlebih dahulu dengan cara mencoba menghubungi pelanggan tersebut selama minimal 3 kali. Dengan kurun waktu penghubungan itu minimal 15 menit.
  2. Ketika Anda telah tiba di titik penjemputan dan tidak ada penumpang yang menunggu di sana, maka bisa dibilang bahwa itu order fiktif. Tetapi, pastikan terlebih dahulu bahwa Anda tidak salah dalam menentukan titik penjemputannya. Cek ulang peta dan catatan dari pelanggan (apabila ada catatan yang dilampirkan)
  3. Nama pelanggan yang membuat orderan tidak lazim. Tetapi tidak semua nama pelanggan yang tidak lazim itu merupakan order fiktif. Untuk memastikannya, Anda perlu mengecek ulang dengan cara menghubungi nomor tersebut dan memastikan bahwa ada yang menyambut telepon Anda.

Setelah Anda memeriksa ketiga ciri tersebut dan mendapati indikasi adanya order fiktif, maka Anda bisa melakukan salah satu dari kedua cara berikut ini:

  • Apabila Anda belum menekan tombol ‘Sudah (nama layanan), maka Anda sudah langsung bisa melakukan cancel di aplikasi Anda.
  • Jika Anda justru sudah menekan tombol ‘Sudah (nama layanan), maka Anda dapat melapor ke bagian halaman bantuan di aplikasi atau bisa langsung menghubungi call center. Jangan lupa untuk menjelaskan keadaan Anda yang telah terlanjur menerima order fiktif.

Tetapi setiap perusahaan ojek online memiliki kebijakan yang berbeda-beda. Sebelum melakukan tindakan di atas, pastikan Anda memahai terlebih dahulu standar operasional prosedur yang berlaku di perusahaan ojek online tempat Anda bekerja.