Sejumlah wilayah di Indonesia kini sudah memasuki musim penghujan. Hal ini ditandai dengan turunnya hujan hampir setiap hari. 

Kondisi ini patut diwaspadai oleh para driver ojek online (ojol). Sebab, berkendara saat hujan merupakan sebuah tantangan tersendiri. Jarak pandang sempit dan medan yang licin dapat mempengaruhi keselamatan pengendara.

Apalagi, menurut data Korlantas Polri tahun 2017, sebanyak 30 persen kecelakaan lalu lintas disebabkan oleh faktor lingkungan/alam, salah satunya karena hujan. Inilah yang membuat kita harus hati-hati saat berkendara dalam kondisi hujan.

Meski begitu, para driver ojol tak perlu patah arang. Hujan tak akan menghalangi semangat mencari rejeki. Asalkan mempersiapkan diri dengan baik, berhati-hati di jalan, serta mematuhi aturan lalu lintas, kemungkinan kecelakaan lalu lintas itu bisa diantisipasi. 

Berikut beberapa tips berkendara secara aman bagi driver ojol ketika musim penghujan tiba.

1. Pastikan Tubuh dalam Kondisi Prima

Mengendarai motor pasti memerlukan kondisi tubuh yang prima, apalagi saat hujan. Jika kondisi tubuh kurang begitu sehat, sebaiknya para driver istirahat saja. 

Karena berkendaraan dalam kondisi fisik sakit, letih, lelah, atau seusai minum obat pasti akan mengganggu konsentrasi. Termasuk, mengurangi refleks dan kemampuan mengambil keputusan tepat ketika dalam kondisi kritis.

2. Pakailah Jas Hujan 

Idealnya seorang driver ojol membawa dua jas hujan. Satu untuk dirinya, sedangkan satunya untuk customer. Pastikan tubuh rileks dan tidak basah kuyup ketika hujan tiba.

Jas hujan yang ideal sebaiknya tidak menghambat gerak tangan, kaki, kepala, hingga seluruh tubuh ketika bersepeda motor. Jas hujan yang terdiri atas bagian celana dan bagian jaket cukup disarankan. 

Selain itu usahakan jas hujan berwarna mencolok atau berpendar atas cahaya. Ini akan memudahkan pengendara lain melihat kita ketika jarak pandang rendah. 

3. Periksa Kondisi Kendaraan

Faktor kendaraan penting untuk diperhatikan. Periksa semua lampu kendaraan, apakah semua dapat berfungsi dengan baik.

Kemudian, pastikan kondisi tekanan udara dalam ban, dan kedalaman alur ban secara rutin minimal seminggu sekali. Jangan menggunakan ban yang sudah tipis.

Terakhir, cek kondisi kontrol utama komponen kendaraan, seperti kemudi, pedal, rem, gas maupun kopling apakah sudah dalam kondisi baik. Sebaiknya jangan berkendara di jalanan licin ketika kondisi kendaraan kurang fit. 

4. Nyalakan Lampu 

Saat hujan turun deras, jarak pandang akan semakin menyempit sehingga sulit untuk melihat kendaraan di sekitar. Karena hal tersebut, sangat penting untuk menyalakan lampu agar membantu menambah jarak pandang dan membantu pengendara lain melihat posisi driver ojol.

Apabila lampu biasa tidak cukup, coba gunakan lampu jauh untuk membantu penglihatan. Yang penting pastikan kamu terlihat oleh pengendara lainya.

5. Perhatikan Genangan Air

Genangan air biasanya sulit diterka ketika hujan deras, apakah di bawahnya ada lubang kecil atau lubang besar yang membahayakan. Ini kerap membuat oleng saat motor nekat melewatinya. 

Untuk itu, sebisa mungkin para drivermenghindari ketika melihat genangan air yang mencurigakan ada lubang besar di bawahnya. 

6. Kurangi Kecepatan 

Kecepatan yang tinggi dapat membuat kendaraan tergelincir. Inilah penyebab utama kecelakaan lalu lintas saat hujan. 

Karena itu, ada baiknya menggunakan kecepatan rendah saat turun hujan. Tujuannya agar pengendara memiliki kendali penuh pada kendaraannya. Tak perlu tergesa-gesa ketika hujan turun. 

7. Jaga Jarak Aman

Berkendara dekat dengan kendaraan besar, seperti truk atau bus adalah suatu hal yang berbahaya. Selain sulit untuk melihat kondisi jalan di depan, kendaraan besar itu juga tidak bisa melihat kendaraan kecil yang membuntutinya. Ini disebut dengan posisi blind-spot.

Sebaiknya atur jaga jarak aman untuk mengantisipasi adanya gerakan tiba-tiba dari kendaraan lain. Hal ini akan menghindarkan driver dari potensi tabrakan beruntun.

8. Patuhi Aturan lalu Lintas

Tips terakhir, tetap patuhi aturan lalu lintas. Ini adalah kunci utama agar para driver tetap aman dan selamat dalam perjalanan. Karena disadari atau tidak, melanggar aturan lalu lintas adalah penyebab kecelakaan lalu lintas tertinggi. So, jangan dilanggar ya.