SELURUH pihak saling bahu membahu menghadapi penyebaran wabah virus corona (Covid-19) yang terus memburuk, Data terbaru BNPB menunjukkan kasus positif virus corona mencapai 514. Dari jumlah tersebut, 48 pasien meninggal dunia dan 20 pasien dinyatakan sembuh.

Situasi ini menuntut para pengatur kebijakan mencari solusi terbaik serta kerjasama seluruh masyarakat. Berbagai cara pun dilakukan untuk meminimalisir penyebaran wabah tersebut, dari imbauan meningkatkan kebersihan diri, penerapan konsep social distancing di ruang publik, test massal, hingga kebijakan kerja dan belajar dari rumah. 

Meski belum ada wacana lockdown, masyarakat perlu kesiapan financial jika kondisinya makin memburuk. Terutama untuk mereka para pekerja lepas, buruh harian, atau pebisnis yang mengandalkan gaji perharinya. Seperti profesi driver ojek atau taksi online, yang mempeoleh pendapatan harian.

Berikut beberapa tips yang bisa dilakukan para pengemudi transportasi online dalam mengatur keuangan selama wabah corona.

Atur kembali pengeluaran

Pertama yang harus dilakukan adalah mengatur kembali pengeluaran harian, mingguan atau bulanan kalian. Ini penting karena simpanan uang tunai yang cukup akan menjadi ‘senjata’ terbaik dalam menghadapi kondisi terburuk nantinya. 

Pangkas pengeluaran yang tidak terlalu mendesak seperti pergi ke Mall, nonton bioskop, service kendaraan, atau membeli barang-barang yang tidak terlalu dibutuhkan. Kalian juga bisa berkreasi dalam mencari substitusi atau pengganti bahan konsumsi, misalnya dengan memangkas konsumsi daging dan mengganti sumber asupan protein dari telur, tahu tempe, dan produk olahan lainnya yang lebih ramah dompet.

Punya dana darurat

Uang pendapatan harian jangan dihabiskan seketika, seperti membeli makanan dan keperluan sehari-hari secara berlebihan. Simpan sebagian untuk dana darurat, guna mengantisipasi jika suatu waktu tidak dapat beraktivitas mencari nafkah. 

Dana darurat idealnya setara dengan 3 bulan pengeluaran hidup. Misalnya, jika dalam sebulan menghabiskan Rp1 juta untuk kebutuhan sehari-hari maka dana darurat yang dimiliki sejumlah Rp3 juta. Atau setidaknya kalian memiliki pegangan uang tunai untuk biaya hidup 1 bulan kedepan. 

Dalam keadaan mendesak, kalian juga bisa menjual atau menggadaikan aset seperti perhiasan yang lama tidak dipakai.

Cari Tambahan

Tidak ada salahnya para ojol mencoba pekerjaan sampingan yang praktis dan bisa dijalankan selama wabah corona. Memang ada kerja sampingan yang bisa dilakukan sambil ngojek? 

Ada. Salah satunya dengan jualan makanan dan minuman. Kalian bisa open order untuk orang-orang terdekat, tetangga atau kontak yang ada di Whatapp.