Pencurian saldo Go-Pay di aplikasi Go-Jek sedang ramai dikeluhkan konsumen melalui media sosial akhir-kahir ini. Paling terbaru kejadian yang menimpa artis Maia Estianty. Oknum ojol memanfaatkan lemahnya keamanan sistem login (masuk) akun Go-Jek, hingga menguras isi saldo milik Maia. 

Kejadian serupa juga dialami penyanyi Aura Kasih November lalu. Penyanyi bernama asli Shahiyani Febri Wiraatmadja itu kehilangan uang Rp11 juta yang ia simpan di Gopay. 

Kalau kemarin-kemarin oknum ojol menipu dengan cara meminta kode OTP (One-time Password) kepada pelanggan untuk meretas akun Go-Jek, sekarang sudah pakai modus pengalihan panggilan atau pengalihan SMS. Caranya, si korban diminta untuk menekan kode *21* diikuti nomor ponsel si penipu. Persis seperti dialami Maia Estianty kemarin. 

Hati-hati, kalo sudah pengalihan panggilan, itu artinya semua akun— tidak hanya Go-Pay, yang terhubung di nomor kamu, bisa diakses dengan mudah oleh penipu. Seperti kartu kredit, Whatapp, akun e-commerce, dan lain-lain. Nah, kalo sudah kejadian bagaimana caranya membatalkan semua pengalihan panggilan? Nanti akan kita bahas. 

Sekarang, kita ulas dulu bagaimana langkah pencegahannya agar saldo Go-Pay kalian tetap aman dari penipu. Berikut ulasannya seperti dikutip di lawan Go-Jek. 

Jangan pernah bagikan kode OTP (One Time Password) kepada siapa pun!

Kode OTP merupakan kode unik berjumlah 4-6 digit angka yang akan dikirimkan melalui SMS ketika kalian log in (masuk) ke dalam aplikasi Go-Jek untuk pertama kali atau ketika terjadi pergantian PIN akun Go-Pay. 

Kode OTP atau yang biasa disebut kode verifikasi bersifat rahasia, jadi kalian jangan pernah beri tahu kepada siapa pun termasuk pihak Go-Jek. Si penipu akan dengan mudah mengakses akun Go-Jek kalian jika mendapat kode OTP ini. Jaga kerahasiaan kode OTP/verifikasi sama halnya kalian jaga PIN kartu ATM.

Pasang PIN untuk keamanan transaksi 

Seperti layaknya ATM atau akun bank, kalian juga harus pasang PIN di akun Go-Pay. PIN ini berfungsi untuk meningkatkan keamanan, khususnya untuk transaksi yang kalian lakukan.  Berikut langkah memasang PIN Go-Pay:

  • Buka aplikasi Go-Jek
  • Kemudian klik menu Go-Pay di sebelah kiri atas halaman depan aplikasi
  • Kalian akan masuk ke halaman Go-Pay. Klik simbol berbentuk “roda gigi” yang ada di sebelah kanan atas halaman tersebut
  • Setelah itu, kalian akan masuk ke halaman pengaturan Go-Pay. Klik menu “Set PIN” atau “Pasang PIN” di halaman tersebut
  • Kalian akan diarahkan untuk langsung membuat PIN

Gunakan email dan nomor ponsel utama

Saat kalian membuat akun Go-Jek, pastikan yang terdaftar adalah alamat email dan nomor ponsel yang sering digunakan. Hal ini akan memudahkan Customer Service Go-Jek untuk langsung menghubungi kalian jika terjadi masalah pada akun.

Waspada Informasi Bohong

Kalian harus berhati-hati jika menerima telepon, email, ataupun SMS yang mengatasnamakan Go-Jek maupun Go-Pay.

Karena modus yang paling sering digunakan si penipu, biasanya mereka menjanjikan Go-Pay gratis ataupun hadiah. Kemudian dilanjutkan dengan meminta kalian untuk transfer Go-Pay atau meminta informasi pribadi terutama kode OTP dan kode PIN. 

Perlu diingat, Gojek hanya akan berkomunikasi dengan kalian melalui akun resmi media sosial “Gojek Indonesia”, website resmi www.gojek.com, nomor telepon Customer Service 021-5025 1110, atau lewat email customerservice@gojek.com. Selain itu, abaikan! Apalagi menggunakan nomor ponsel pribadi. 

Jangan mau melakukan pengalihan panggilan

Terakhir, jangan mau melakukan call forwarding atau SMS forwarding, dengan menekan *21* (dilanjutkan dengan nomor ponsel tujuan)#. Karena semua panggilan atau SMS akan masuk ke nomor tujuan tersebut.

Sebenarnya modus pengalihan panggilan ini bukan barang baru. Di beberapa kasus, sering digunakan penipu untuk menyiasati korbannya. Tapi karena ketidaktahuan masyarakat, ada saja yang jadi korban. 

Untuk membatalkan semua pengalihan panggilan caranya cukup mudah, kalian cukuo memasukan kode ##002#. 

Itu tadi beberapa tips daripinggirjalan.com. Sebagai pengguna, tentu kita harus tetap hati-hati dan tidak mudah percaya pada informasi yang diterima. Jika ada yang diragunkan, sebaikanya kalian konfirmasi langsung ke Go-Jek atau penyedia aplikasi lainnya.

Di samping itu tentu kita berharap Go-Jek sebagai penyedia layanan, meningkatkan keamanan yang lebih baik.