Para pengemudi ojek online melakukan unjuk rasa pada Rabu (15/1) siang.  Dilansir dari CNN Indonesia, Kepolisian sudah menyiapkan 1500 personel gabungan dalam rangka pengamanan aksi. Selain itu, pengalihan arus lalu lintas di Jalan Medan Merdeka Barat juga dilakukan.

Kendaraan sepeda motor yang dibawa oleh para pengemudi, diminta untuk menitipkan kendaraannya di pintu Monas Barat. Para pendemo akan berjalan kaki dari arah patung kuda menuju kantor Kementerian Perhubungan hingga ke depan istana.

Aksi itu diinisiasi oleh Gabungan Aksi Roda Dua (Garda) Indonesia. Mereka menuntut setidaknya dua hal yang harus segera dipenuhi oleh pemerintah. Yang pertama terkait payung hukum perlindungan untuk profesinya, dan yang kedua mengenai evaluasi tarif yang selama ini dibagi berdasarkan zonasi wilayah, agar bisa diubah berdasarkan provinsi.

Massa yang ikut dalam aksi ini disebutkan bukan hanya berasal dari wilayah Jabodetabek saja, tapi ada juga perwakilan dari Sumatera dan Kalimantan hingga Sulawesi yang ikut hadir ke Jakarta.

Sementara itu, sikap lain ditunjukkan oleh komunitas Driver Legend Indonesia. Dalam keterangannya, komunitas tersebut membuat surat terbuka di Media Garuda. Mereka menyatakan untuk tidak mengikutsertakan diri dalam aksi yang rencananya akan digelar pada 15 dan 16 Januari ini. 

Berikut adalah kutipan surat terbuka Driver Legend Indonesia:

Assalamualaikum WrWb

Salam Sejahtera

Syaloom

Om Swastyastu

Namo Budhaya

Salam Satu Aspal

Kepada seluruh rekan-rekan Driver Ojol Indonesia dimana pun berada, di seluruh penjuru kepulauan Nusantara yang kami hormati.

Bersama ini, kami dari DriverLegend Indonesia, selaku wadah silaturahmi, komunikasi, bertukar informasi dan berkoordinasi antar para sesepuh, para ketua umum beserta tokoh-tokoh Ojol nasional menyatakan sikap bahwasanya :

1. DriverLegend Indonesia menyatakan diri untuk tidak ikut serta dalam rencana kegiatan aksi 15 & 16 Januari 2020 di Jakarta.

2. DriverLegend Indonesia menghormati dan menghargai segala upaya dari rekan-rekan Driver Ojol yang berjuang demi menyuarakan aspirasi bersama untuk kesejahteraan Driver Ojol Indonesia.

3. DriverLegend Indonesia tetap berada pada sikap dan netralitasnya sebagai suatu wadah para sesepuh, pemimpin serta tokoh-tokoh Ojol nasional yang independen serta tidak berada dibawah intervensi siapapun atau pihak manapun.

4. DriverLegend Indonesia menyatakan untuk tetap beraktivitas operasional seperti biasa dalam melayani masyarakat Indonesia, sesuai dengan jargonnya sebagai Pejuang Keluarga dan Pelayan Setia Bangsa Indonesia.

5. DriverLegend Indonesia berkomitmen penuh untuk membantu pemerintah Republik Indonesia dalam menciptakan, serta turut serta dalam menjaga Kamtibmas demi tetap terciptanya situasi yg aman, tentram, damai serta kondusif.

DriverLegend Indonesia tetap berupaya untuk berdiri diatas semua golongan dan kepentingan, khususnya dalam ranah ojek online Indonesia.

Kami mengormati perjuangan serta kehidupan yang perlu diperjuangkan, untuk keluarga serta anak-anak kita yang kita cintai.

Kami mengapresiasi serta menghormati segala perbedaan aspirasi sebagai bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan sebagai sebuah bangsa yang menjunjung tinggi Demokrasi Pancasila

Namun demikian, kami menghimbau kepada rekan-rekan sekalian yg kiranya akan turut serta dalam aksi tersebut, agar sedianya tetap mengedepankan nilai-nilai Demokrasi secara obyektif, tidak melakukan tindakan yang anarkis dan destruktif yang hanya akan merugikan diri sendiri serta orang lain.

Demikian pernyataan sikap dari DriverLegend Indonesia ini disampaikan kepada khalayak umum, wabilkhusus para Driver Ojol di seluruh Indonesia untuk dapat difahami sebagaimana mestinya.