Bagi beberapa orang, ojek online adalah sebuah pilihan profesi yang cukup untuk menunjang kehidupan sehari-hari. Ada pula yang memang sudah punya pekerjaan tetap di tempat lain, namun tetap memilih ojek online sebagai corong tambahan untuk membuat dapur tetap ngebul.

Ditawarkan mimpi oleh megapolitan yang nyatanya tidak bisa mengabulkan dengan cara yang cuma-cuma, beberapa kelompok yang didorong urbanisasi juga menjadikan ojek online sebagai salah satu alternatif untuk bertahan hidup.

Bagi mitra yang sudah lama tergabung, barangkali sudah banyak tahu celah harus bagaimana menjali profesi ini. Menjadi driver online memang gampang-gampang-susah. Berikut beberapa tips bagi para ojol pemula.

Cari Wilayah Yang Kiranya Memiliki Potensi Order Tinggi

Hal ini bisa dilakukan dengan menggunakan pola kegiatan sehari-hari. Umumnya orang-orang berangkat ke kantor, sekolah, atau beragam tempat lainnya di pagi hari. Berada di kawasan pemukiman warga memungkinkan untuk mendapat order cepat. Di stasiun atau di shelter Transjakarta yang dekat dengan kawasan perkantoran juga memungkinkan untuk mendapat order cepat.

Menggunakan Ponsel Dengan Spesifikasi Mumpuni

Investasi pertama bagi para driver online–selain tentu saja kendaraan– adalah ponsel. Agar tidak lemot saat digunakan, para driver online pemula akan sangat terbantu bila ponselnya tidak lemot. Carilah ponsel dengan spesifikasi RAM minimal 2GB.

Di samping itu, provider yang dipilih juga bisa menentukan kekuatan sinyal. Pilihlah SIM card yang sinyalnya paling mendukung untuk digunakan, tentunya juga dengan didukung oleh kuota 4G agar sinyal bisa bersaing.

Sedia Power Bank

Mengingat profesi ojol lebih banyak menghabiskan waktu di jalan, dan tak semua tempat peristirahatan ojol menyediakan atau bisa dijadikan tempat untuk sekadar ngecharge baterai, siap dan sedia power bank. Jika suatu waktu lowbat dan sedang berada di pinggir jalan, bisa langsung mengisi daya baterai tanpa harus mencari tempat untuk recharge ulang.

Meningkatkan Ratting

Semakin baik ratting, semakin banyak pula order yang masuk. Hal tersebut bisa terjadi karena secara otomatis sistem cenderung mengutamakan order yang masuk ke akun ojol dengan ratting tinggi. Usahakan untuk tidak menolak order yang masuk. 

Mengusahakan untuk menjemput penumpang dengan tepat waktu juga bisa menjadi penilaian tersendiri. Memberikan pelayanan yang baik, bersikap ramah dan sopan, serta pastikan penumpang merasa nyaman selama perjalanan.

Berusaha mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan tidak membawa kendaraan ugal-ugalan juga bisa menjadi penilaian tersendiri dari penumpang. Ada tipe penumpang yang akan rela memberikan bintang 1 atau komentar pedas hanya karena ojol tidak mematuhi lalu lintas, misalnya menggunakan trotoar untuk laju yang lebih cepat.

Update Aplikasi Secara Rutin

Jika ada notifikasi untuk melakukan update pada aplikasi yang digunakan, segera lakukan, karena itu bisa mempengaruhi kinerja dari aplikasi tersebut dan itu akan cukup membantu dan berpengaruh ke sistem orderan.

Hafalkan Rute Jalan dan jalan Tikus

Meski sudah terbantu dengan adanya GPS, hafal rute jalan akan mempercepat perjalanan. Apalagi jika hafal dengan jalan tikus atau jalan alternatif jika terjebak dalam kemacetan, bisa dijadikan pilihan. Namun bila penumpang biasa lebih tahu atau sudah terbiasa lewat jalur yang ia lalui, usahakan ikuti kemauan penumpang. Karena dalam beberapa kasus justru penumpang lebih tahu jalan.

Itulah beberapa tips yang barangkali bisa dijadikan pedoman bagi yang ingin terjun ke dunia ojol. Selebihnya, akan lebih banyak pelajaran dan pengalaman yang akan di dapat dari jalan.

Salam aspal…