Istilah social distancing kini naik satu tingkat. Yang tadinya hanya diimbau untuk tidak berkumpul dan menghindari keramaian, kini menjadi aturan untuk menjaga jarak fisik atau physical distancing. Secara garis besar makananya sama, namun istilah yang digunakan dan ditekankan kini ada pada kontak fisik.

Imbauan Work From Home (WFH) yang sudah berjalan ini juga dirasa tak cukup untuk membendung lajunya penyebaran Covid-19. Pasalnya, tidak semua pihak bisa melakukan kegiatan di dalam rumah. Ada pekerjaan-pekerjaan yang memang mengharuskan mereka di luar.

Sementara itu, semua pihak bahu membahu menangani Covid-19. Mulai dari pemerintah, hingga tokoh masyrakat. Tak ketinggalan perusahaan-perusahaan yang juga ikut membantu demi keselamatan bersama.

Ketika masyarakat Indonesia tengah melaksanakan aturan untuk menjaga jarak fisik dengan tetap berkegiatan di rumah, tentu saja layanan pesan-antar makanan telah menjadi salah satu penopang kebutuhan sehari-hari. Dalam hal ini, Grab berkomitmen untuk terus melayani para pengguna sekaligus melindungi kesejahteraan dan pendapatan mitra pengemudi dan mitra merchant

Grab juga meluncurkan sejumlah langkah pencegahan dan dukungan untuk melindungi kesehatan dan keselamatan para mitra yang terus bekerja keras memberikan layanan yang paling dibutuhkan masyarakat dalam masa yang penuh tantangan ini.

Untuk menjaga serta meningkatkan kepercayaan pelanggan, penerapan prosedur keamanan dan kebersihan makanan yang lebih ketat memainkan peranan yang penting. GrabFood bekerja sama dengan para mitra merchant untuk meningkatkan standar prosedur penyiapan makanan untuk memastikan keamanan dan kebersihan. 

Hal ini termasuk dengan mengisi ‘Kartu Keterangan Pengiriman GrabFood’, melakukan pemeriksaan suhu tubuh secara rutin kepada semua orang yang memasuki area restoran, meningkatkan frekuensi pembersihan area persiapan makanan dan lainnya.

Untuk memastikan kualitas dan keamanan makanan yang diantar kepada pelanggan, mulai minggu ini, GrabFood memberlakukan ‘Kartu Keterangan Pengiriman GrabFood’. Kartu ini akan mencatat tanggal, waktu, nama, dan suhu tubuh karyawan yang menyiapkan makanan. Kartu ini diharapkan dapat memberi pelanggan pemahaman tentang bagaimana makanan mereka disiapkan dan diantar.

Di samping itu, mitra merchant dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan suhu tubuh secara rutin kepada pelanggan, karyawan, dan mitra pengantaran sebelum diizinkan memasuki restoran. Jika salah satu mitra pengantaran menunjukkan gejala seperti suhu tubuh tinggi, demam, pilek, dan batuk, mitra merchant dapat melaporkannya kepada tim layanan pelanggan Grab dan mitra pengantaran pengganti akan ditugaskan untuk mengirimkan pesanan tersebut. 

GrabFood juga akan memberikan lebih dari 2.000 termometer tembak digital pada mitra merchant terpilih di seluruh Indonesia.

Untuk melindungi kesehatan karyawan mitra merchant dan mitra pengantaran, Grab mendorong mitra merchant untuk menyediakan area pengambilan khusus untuk pesanan online. Hal ini dapat mengurangi kontak langsung antara mitra pengantaran, karyawan restoran, dan pelanggan.

Selain itu, mitra merchant diwajibkan untuk melakukan prosedur terkait kebersihan setiap saat. Area dapur dan benda-benda yang paling sering disentuh seperti gagang pintu atau telepon harus dibersihkan setiap 4 jam.

Semua bentuk antisipasi dan peningkatan layanan tersebut dimaksudkan agar pencegahan terhadap Covid-19 ini bisa segera teratasi. Tentunya ini adalah kerja bersama yang harus diterapkan oleh masing-masing pihak. Dan semua kan kembali lagi pada kebersihan diri masing-masing juga. Tetaplah menjaga kesehatan.