Tak ada satu pun pekerjaan tanpa adanya resiko. Pun begitu dengan menjadi driver ojek online (Ojol). Banyak suka duka yang bisa diceritakan dari pengalaman mereka di jalanan. 

Ada driver yang mengalami kisah sedih, tetapi ada juga yang mendapatkan cerita bahagia dari aktivitasnya menarik pesanan

Semua ini menjadi penanda bahwa mereka pada dasarnya adalah manusia biasa. Ya, seperti kita semua. 

Misalnya, belum lama ini seorang driver ojol panen bintang satu di kolom penilaian dan ulasan dalam aplikasi ojek online. Alasannya karena si driver dianggap terlalu lama ketika mengantar makanan pesanannya.

Screenshot penilaian dan ulasan driver ini sempat viral setelah akun Instagram @dramaojol.id mengunggahnya pada Senin (2/12/2019) lalu. 

Terlihat dalam kolom penilaian tersebut, customer meninggalkan ulasan dengan pedas, sekaligus memberikan bintang satu tanda tidak puas dengan orderan yang baru saja dia buat. 

”Kerja yang becus ya pak! Nungguin makanan lama bener nggak datang-datang. Hampir mati kelaperan gue nungguin lo a** bg**!!” tulis si customer penuh emosi.

Kontan saja kejadian ini menarik perhatian warganet. Rata-rata mereka mengecam customer yang dianggap tidak sabar dan sok menang sendiri. Apalagi kemungkinan si driver sedang mengantri atau macet di jalan. Sedih, kan?

Hal ini berbeda dengan pengalaman Ilham Dwi Cahyo, seorang driver ojol di Surabaya. Ia justru bisa bertemu dengan artis idolanya saat mengantar pesanan barang yang dikerjakannya. 

Ilham sama sekali tidak menyangka ketika tahu orang yang memakai jasanya adalah Pevita Pearce. Dia menceritakan pengalamannya yang menakjubkan itu melalui laman Instagram pribadinya, @ilhamdc20.

“Rezeki di pagi hari. Dapat orderan Go-shop beli softlens. Eh, pas diantar ternyata yang beli mbak @pevpearce. Memang rezeki enggak ke mana bung, haha. Dan Mbak Pevita mau diajak foto pula,” ungkap Ilham bahagia.

Pengalaman ini mungkin biasa saja bagi sebagian kalangan, tetapi buat Ilham bertemu dan berfoto dengan artis idola adalah sebuah kebahagiaan. Toh, bahagia tidak harus muluk-muluk, kan?

Selain dua cerita di atas, akhir-akhir ini kita juga bisa melihat kegalauan para driver ojol yang kerap menjadi sasaran pembuatan ‘konten’ oleh para youtuber. Istilahnya prank. 

Singkatnya, para youtuber itu sengaja memesan layanan Go-Food dengan harga fantastis mulai dari Rp. 500.000-1.000.000, tetapi ketika driver ojol sudah tiba di alamat yang dituju, ternyata sang youtuber justru membatalkan pesanan.

Tujuan dari prank ini hanyalah drama. Setelah puas membuat driver Ojol menangis, bingung dan kecewa, barulah si youtuber bilang bahwa mereka melakukan prank atau kejahilan untuk konten youtube mereka. Mereka kemudian mengganti kerugian driver ojol dengan sejumlah uang atau barang berharga.

Meski main-main, tetapi tindakan prank ini dikecam oleh banyak pihak, mulai dari komunitas ojol, warganet, termasuk para youtuber sendiri. Yang jelas, pembuatan konten dengan memainkan perasaan orang lain bukanlah sebuah karya. 

Beberapa kisah di atas menggambarkan suka duka yang dialami oleh para driver ojol di jalanan. Mungkin ini hanya sebagian saja, karena masih banyak kisah lain yang bisa diceritakan berikutnya. 

Tetapi yang pasti, bagaimanapun para driver ojol itu adalah seorang manusia biasa. Mereka memiliki perasaan persis seperti kita. Mereka juga merasakan senang, sedih, galau, dan marah layaknya diri kita sendiri. 

Jadi, alangkah eloknya apabila kita juga memperlakukan mereka dengan baik, selayaknya kita memperlakukan diri sendiri. Tidak ada salahnya kok, apabila kita berlaku baik kepada para driver ojol. 

Toh, mereka sudah membantu kita. Bener, kan?