Kisah sedih menghampiri keluarga Putri Asih (32), seorang driver ojek online di Bali pada Jumat (10/1) lalu. Pasalnya, dia tewas tertabrak mobil di depan The Sakaye Luxury Villa and Spa, Jalan Dewi Sri, Kuta, pagi itu.

Warga asal Jember ini diduga menjadi korban tabrak lari. Penabraknya adalah pengendara mobil CRV yang tidak diketahui nomor polisinya, dan langsung kabur pasca kejadian.

Seorang saksi mata menceritakan bahwa korban langsung meninggal di tempat kejadian. Ketika itu, dirinya masih mengenakan jaket ojol berlogo Gojek.

Kasubbag Humas Polresta Denpasar Iptu Andi Muh. Nurul Yaqin, Sabtu (11/1) menjelaskan, korban tinggal di Perum Dalung Permai No. 43, Kerobokan, Badung.

“Kejadiannya sekitar pukul 05.30 WITA,” ujarnya, sebagaimana dilansir dari Balipost.com

Kronologisnya, sebelum kejadian korban mengendarai sepeda motor Honda Vario bernopol DK 7781 QA bergerak dari arah selatan. Menurut saksi mata, driver ojol ini seperti kejar-kejaran dengan motor trail.

Naasnya, setibanya di TKP dia ditabrak dari belakang oleh pengendara sepeda motor Honda CRF.

“Akibatnya korban oleng ke kiri lalu menabrak tiang LPJ yang ada disisi kiri jalan. Sepeda motornya rusak parah,” ucap Andi.

Dikatakan Dede (seorang saksi mata), kondisi korban saat itu mengalami luka cukup serius dan sangat mengenaskan.

”Memang gak ada keluar darah, tapi kakinya udah kayak kelipet ke bahu. Kondisi saat itu korban sudah tidak sadarkan diri,” katanya, seperti dituliskan bali.tribunnews.com.

Warga yang melihat kejadian itu langsung menolong korban dan dibawa ke RS Siloam, Kuta. Tapi sayang nyawanya tidak bisa diselamatkan.

Sedangkan dalam kecelakaan itu, motor trail yang sempat kejar-kejaran dengan korban itu juga turut terjatuh. Tetapi kemudian langsung bangkit, dan melaju ke arah barat.

Situasi ini sempat mencurigakan bagi warga sekitar. Dugaannya ada peristiwa lain sebelumnya, yang membuat mereka saling mengejar.

“Bisa jadi kan si ibu ini kena jambret, lalu mengejar pelaku hingga kemudian sengaja ditendang pelaku. Laju kenceng banget itu dua motor ini. Logika saya sih, apa iya si ibu nganter makanan dengan kecepatan begitu tingginya,” tambah Dede curiga.

Meski begitu, hal itu masih dugaan warga saja. Belum menjadi keterangan resmi pihak kepolisian yang masih menyelidiki kasus ini.

Kisah Sedih di Akhir Pekan

Meninggalnya Putri Asih ini membawa kesedihan yang mendalam bagi keluarganya. Sebab, korban ternyata meninggalkan dua anak yang masih kecil-kecil.

Hal ini seperti dikabarkan oleh akun Twitter @Ojol_Indo, Sabtu (11/1), yang menunjukan kesedihan anak bungsu Putri Asih.

Dalam sebuah foto terlihat, Kayla (putri bungsu Putri Asih) dengan tatapan kosongnya melihat keranda ibunya yang siap dimakamkan. Ia termenung dari balik jendela dengan raut sedih yang tak tertahankan.

Selain itu, Putri Asih juga seorang single-parent yang bekerja keras menghidupi kedua anaknya. Ia adalah ibu yang menjadi tulang punggung keluarga dengan menjadi driver ojol.

Setelah kecelakaan ini, Kayla dan kakaknya akan menjadi yatim piatu. Tapi pelaku penabraknya, (mungkin) tak pernah bersimpati sedikitpun.

Kejadian ini bisa menjadi pelajaran bagi kita semua, bahwa menjadi driver ojol itu bukanlah pekerjaan tanpa resiko. Seorang driver harus bertaruh nyawa untuk bekerja di jalanan.

Tetapi semua itu dilakukan dengan ikhlas demi memberikan nafkah kepada keluarganya. Inilah yang harus kita pahami bersama agar tumbuh simpati dan empati.

Semoga pelaku penabrak Putri Asih cepat terungkap, dan anak-anaknya mendapatkan kehidupan yang lebih baik pasca sepeninggalan ibunya. Hanya doa itu yang bisa kita panjatkan.