Perusahaan aplikator ojek online harus bertanggung jawab terjadinya kasus dugaan pelecehan seksual dan kekerasan yang diduga dilakukan oleh driver mitra kerja baru-baru ini. 

Kasus yang sedang viral terjadi di Sumatera Selatan, seorang driver Gojek menampar perempuan petugas kasir sebuah minimarket. Kedua, aksi dugaan begal payudara terhadap siswi SMK di Jakarta. Atas dua kejadian tersebut, netizen mengecam Gojek untuk lebih menertibkan mitranya.

Dalam video yang beredar, terduga pelaku tampak mengenakan jaket ojek online dan mengendarai sepeda motor. Terduga pelaku kemudian sempat berbicara dengan korbannya. Dia seolah-olah ingin menanyakan arah sebuah tempat kepada korban.

Korban yang mengenakan jilbab dan pakaian serba putih itu pun kemudian mengarahkan tangannya seperti menunjukkan arah. Tidak lama kemudian, tangan kiri terduga pelaku menyentuh bagian dada korban. 

Kasus tersebut ramai menjadi perbincangan netizen dengan beragam tanggapan. 

“Kurang ajar banget nih driver, kalo seandainya anakku yangg digituin, udah tak cari dan tangan yang kurang ajar tersebut perlu diberi pelajaran. Tolong dong Gojek, masak orang kaya gini bisa jadi driver sih. Bikim jelek perusahaan aja,” tulis akun @Den57201.

“Sumpah jadi takut kebayang kalo pas naik gojek trus dapet drivernya yang modelan begini ya Allah. mana kalo pulsek pasti ngojek :(,” tulis akun lain @chunin_ki.

Masyarakat menilai pihak aplikator jasa transportasi online harus bekerja sama dengan penegak hukum, dalam menyelesaikan kasus ini. Adapun dalam proses penanganan tersebut harus ada keberpihakan kepada korban.

Perlindungan Sejak Rekrutmen

Memberikan keamanan dan perlindungan kepada pengguna aplikasi ojol, seharunya bukan sekedar jargon. Perlindungan terhadap konsumen oleh driver ojol, harus dilakukan sejak proses rekrutmen berlangsung. Secara psikologi, pemahaman dan kepatuhan lalu lintas sebagai pengemudi, perlu diuji kelayakannya.

“Kalo rekrutmennya bener, gak ada driver ojol model begini. Perusahaan perlu meningkatkan persyaratan perekrutan pengendara ojek online,” komentar akun @kangmirdja.