Pandemi virus corona atau Covid-19 yang terjadi saat ini membuat banyak orang memilih berdiam diri di rumah untuk mengurangi risiko penyebaran virus tersebut. Kondisi ini membuat pendapatan para pekerja sektor informal cukup terganggu.

Pasalnya, cukup banyak dari mereka yang berpenghasilan dari upah hariannya. Tak terkecuali para pengemudi ojek online. Mereka yang biasanya mengantar penumpang, kini hanya mengandalkan antar paket atau barang dan jasa pesan antar makanan.

Antar paket atau barang dan pesan antar makanan pun kadang tak terhindarkan dari saling waspada terkait penularan virus ini. Namun Grab telah mengantisipasi hal itu. Grab memperkenalkan pengantaran tanpa kontak pada 16 Maret lalu, untuk membatasi kontak antara pelanggan dan mitra pengantaran untuk membantu mencegah penyebaran virus Covid-19 lebih lanjut.

Semua mitra pengantaran juga disarankan untuk selalu mencuci tangan dan membersihkan tas pengantaran mereka dengan desinfektan secara teratur sebelum dan setelah mengantarkan pesanan. 

Managing Director Grab Indonesia, Neneng Goenadi, mengatakan, “Di tengah pandemi Covid-19, layanan pesan-antar makanan telah menjadi kebutuhan sehari-hari bagi sebagian besar masyarakat. Untuk menjaga serta meningkatkan kepercayaan pelanggan, penerapan prosedur keamanan dan kebersihan makanan yang lebih ketat memainkan peranan yang penting.”

Grab Driver Center dan GrabKitchen juga telah dilengkapi dengan area pengisian hand sanitizer atau desinfektan sehingga mitra pengantaran dapat dengan mudah mengaksesnya dan dapat mendesinfeksi tas pengantaran makanan mereka secara teratur sepanjang hari.

Bantuan untuk mitra pengemudi dan jasa pesan antar juga sudah disiapkan. Untuk mitra pengemudi yang menjadi garda terdepan dan selalu siap untuk melayani masyarakat selama masa menantang ini, Grab telah mempersiapkan paket bantuan GrabCare yang terdiri dari bantuan keuangan dan medis untuk para mitra pengemudi Grab.

Bantuan ini diberikan jika diantara mereka diharuskan melakukan karantina yang dimandatkan oleh otoritas kesehatan publik/pemerintah, atau telah dites positif terhadap Covid-19.

Mitra pengemudi GrabBike dan GrabCar juga akan menerima bantuan keuangan sebesar Rp1,5 juta (untuk GrabBike) dan Rp3 Juta (untuk GrabCar) apabila dinyatakan positif Covid-19 dan dimandatkan untuk menjalani karantina. Di samping itu, mitra GrabCar dapat menggunakan asuransi Mandiri In-Health mereka untuk klaim terkait Covid-19 seperti pemeriksaan medis, konsultasi dokter, rontgen dada, tes darah secara berkala.

“Saat masyarakat Indonesia menjalani peran mereka dalam memerangi pandemi dengan tetap berada di rumah, mitra pengemudi dan mitra merchant kami menjadi garda terdepan dalam menjaga komunitas agar tetap berjalan. Kami sangat tersentuh melihat mitra pengemudi, mitra merchant, pelanggan, dan karyawan kami bersatu untuk mendukung satu sama lain,” ujar Neneng Goenadi, Managing Director Grab Indonesia.

Untuk para pelanggan yang ingin memberikan apresiasi dan mengungkapkan rasa terima kasih mereka kepada mitra pengantaran GrabFood, dapat memberikan bintang penilaian dan tip mulai dari 2 ribu, 5 ribu, 10 ribu, 20 ribu, 30 ribu hingga 50 ribu rupiah.